Kejujuran Dalam Membuat Artikel

Tidak bisa di pungkiri kemajuan teknologi internet semakin berkembang khusus nya para pegiat blog sudah banyak bertebaran, mulai dari pemula sampai sesepuh. mulai dari tugas yang di kasih guru sampai tugas skripsi, baik pengunjung maupun penulis, semua memakai blog. akhirnya dibeberapa kelas tidak diperbolehkan sebagai referensi tugas.. hmmh kasian.

Blog yang dibuat untuk kepentigan nya masing-masing, menurut ane blog ada 2 yaitu:
  1. Blog acak kadul
  2. Blog mata duitan
Coba deh agan lihat blog tugas nya anak SMA, terlihat dari tampilan nya, tulisan gak jelas, background gelap. gak keliatan men, masya Allah. agan bisa cari sendiri deh di internet contoh nya. ini blog gak ada estetika nya sama sekali. kalo aja nih ya layar laptop ane bisa di lipet-lipet kayak kertas koran, udah ane jadiin kertas nasi bungkus tuh blog.

Ada juga blog yang pasang iklan disana-disini, siwer liat nya. mau download file nya susah amat. kelindung sama banner iklan nya, pas ketemu, pas di klik eh malah muncul gambar kartun porno. hadeeeh. Tujuan nya agar dapat duit dari berbagai situs penggebrak dollar.

Banyak blog dibuat untuk mendapat keuntungan finansial ketimbang kebutuhan hobi. banyak blog melakukan berbagai cara agar mendapatkan duit, mulai dari tanpa modal sampai modal seharga rumah. mulai dari ngetik ratusan artikel perhari nya sampai mencari jasa SEO untuk meramaikan nya.

sumber: blog.newbietora.com
Blog bisa saja tidak terlihat ada ads nya, tapi memakai cara lain dalam pengiklanan, contoh email subscriber dengan trik nya masing-masing dan masih banyak lagi.
Blog dibuat dengan standar google agar bisa terbaca di pencarian lima besar, blog menggunakan bahasa indonesia yang benar semirip mungkin dengan tatanan seperti di kamus besar bahasa indonesia agar semua warga pribumi bisa mengakses blog nya saat semua calon pengunjung mengetik di gugel mesin pencarian, hal ini dilakukan karna keyword atau kata kunci pencarian tidak menggunakan bahasa Kaskus contoh nya seperti ini:
  • gan gua mampet nih, obat nya apa yah
  • gan nitip sempak
  • pertamax gan
  • dll
Kira-kira seperti itulah, berbeda dengan apa yang leluasa di benak kita. menulis artikel menggunakan bahasa yang baku dan semua fatamorgana yang hanya dikethui oleh pemilik blog itu sendiri. Ane tidak bisa megetahui secara jelas apa yang ada disetiap benak blogger atau postinger, akan tetapi murni kah hati nya untuk tidak di bayar dalam membuat artikel? kira-kira itu lah mengapa ane menulis judul "Kejujuran Dalam Membuat Artikel".

Semakin sesepuh alias level "mbah" dalam menulis artikel blog maka tulisan nya akan begitu ciamik dalam mengelola kata-kata sehingga tidak ada satu prasangka akan simbiosis mutualisme, antara penulis dan pemilik gugel.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Kejujuran Dalam Membuat Artikel"

Post a Comment